Jumat, 16 Agustus 2013
Kamis, 15 Agustus 2013
cara bikin gambar bergerak/gif pake photoshop
Cara Bikin Gambar Bergerak Gif Pake Photoshop
sekarang saya akan coba bikin gambar yang bergerak atau biasa disebut gif, semoga berguna dan selamat mencoba. nah sekarang kita mulai:
1. buka gambar2 yang dimau dibikin gerak usahakan ukuran gambar sama seperti dibawah ini
2. gabungi semua gambar jadi satu dan di layer akan seperti di bawah
3. kita jump ke imageready dengan cara klik tombol yang terdapat di tools yang paling bawah
4. di imageready klik window>animation akan muncul kotak animation dan kita duplicate dengan klik tanda
duplicate di bawah kotak animation, kita duplicate sesuai dengan jumlah gambar yg mau digerakin
5. nah sekarang kita pasangi layers dgn kolom, layers 1 dgn kolom 1, layers 2 dengan kolom 2 dst'y
dengan cara kita klik kolom 1 yg ada di kolom imageready terus kita klik tanda mata pada layers 2, 3,
4, dan 6 tinggal layers 1 yang tanda mata'y ada dan kita lanjutkan pada layers2 dengan kolom 2 dan
seterus'y sampai layers 6 dengan kolom 6 dipasangi seperti contoh dibawah:
6. selanjutnya kita setel lama jalan gambar di masing2 kolom, kita setel dibawah kolom masing2 ada setelan
waktu. disana kita setel sesuai keperluan kita dan klik tanda play yang di kolom liat hasil'y kalo udah stop
7. setelah udah kita save deh.. dengan cara klik file>save optimized as
udah jadi deh gambar gif bergerak'y
2. gabungi semua gambar jadi satu dan di layer akan seperti di bawah
3. kita jump ke imageready dengan cara klik tombol yang terdapat di tools yang paling bawah
4. di imageready klik window>animation akan muncul kotak animation dan kita duplicate dengan klik tanda
duplicate di bawah kotak animation, kita duplicate sesuai dengan jumlah gambar yg mau digerakin
5. nah sekarang kita pasangi layers dgn kolom, layers 1 dgn kolom 1, layers 2 dengan kolom 2 dst'y
dengan cara kita klik kolom 1 yg ada di kolom imageready terus kita klik tanda mata pada layers 2, 3,
4, dan 6 tinggal layers 1 yang tanda mata'y ada dan kita lanjutkan pada layers2 dengan kolom 2 dan
seterus'y sampai layers 6 dengan kolom 6 dipasangi seperti contoh dibawah:
6. selanjutnya kita setel lama jalan gambar di masing2 kolom, kita setel dibawah kolom masing2 ada setelan
waktu. disana kita setel sesuai keperluan kita dan klik tanda play yang di kolom liat hasil'y kalo udah stop
7. setelah udah kita save deh.. dengan cara klik file>save optimized as
udah jadi deh gambar gif bergerak'y
Rabu, 14 Agustus 2013
Selasa, 13 Agustus 2013
10 makhluk gaib yang populer di korea
10 makhluk gaib yang populer di korea
Konon antara dunia gaib dan manusia saling berdekatan. Tak jarang, manusia dianugerahi kemampuan - yang disebut indera keenam - untuk melihat wujud penghuni alam gaib. Dalam cerita rakyat Korea (Korea Utara dan Selatan), terdapat sejumlah urban legend yang populer di masyarakat. Berikut adalah sepuluh makhluk gaib yang populer di Korea.
1. Chollima
Chollima adalah sosok kuda bersayap yang berasal dari mitos China dan umumnya digambarkan dalam budaya Asia Timur. Beberapa patung Chollima bisa ditemukan di ibukota Korea Utara, Pyongyang. Itu juga merupakan julukan untuk tim nasional sepak bola Korea Utara. Patung Chollima melambangkan kepahlawanan, konstan, semangat juang rakyat Korea, inovasi dan kemajuan yang begitu cepat. Salah satu patung Chollima yang terkenal di Korea dapat ditemukan di Bukit Mansu, dan selesai dibangun pada tanggal 15 April 1961.
2. Yaksa
Yaksa adalah nama dari jenis roh yang umumnya digambarkan baik hati, yang bertugas untuk mengurus kekayaan alam yang tersembunyi di bumi dan akar pohon. Mereka muncul dalam agama Hindu, Jain dan literatur Buddhis. Dalam Hindu, Jain, dan teks Buddhis, Yaksa digambarkan memiliki kepribadian ganda. Di satu sisi, Yaksa mungkin bisa bertindak ofensif, jika itu terkait dengan hutan dan pegunungan. Yaksa perempuan, yang dikenal sebagai yaksinis, digambarkan sebagai wanita muda yang cantik dengan wajah bulat bahagia dan payudara dan pinggul yang penuh.
3. Gumiho
Gumiho adalah makhluk yang muncul dalam legenda rakyat Korea, dan mirip dengan cerita manusia serigala di Eropa. Menurut dongeng, seekor rubah yang hidup seribu tahun berubah menjadi gumiho (siluman rubah). Dia kemudian dengan bebas dapat mengubah wujudnya antara lain, menjadi seorang gadis cantik yang suka merayu pria, dan memakan hati atau jantung mereka (tergantung pada legenda).
4. Jowangshin
Jowangshin adalah simbol dewi api dan perapian dalam perdukunan Korea. Jowangshin telah menjadi salah satu dewa Korea yang paling terkenal. Dewa ini dulunya begitu dipuja oleh rakyat Korea selama ribuan tahun lamanya. Ritual pemujaan Jowangshin terutama berkembang di Korea Selatan dan dalam setiap festival Jowangshin, dewa ini dihormati dengan menyuguhkan Tteok (kue beras) dan buah-buahan di altar.
5. Dokkaebi
Dokkaebi (goblin) adalah makhluk gaib yang muncul dalam banyak cerita rakyat Korea. Meskipun umumnya digambarkan menakutkan, Dokkaebi juga sering digambarkan sebagai makhluk yang lucu. Makhluk-makhluk ini suka berbuat jahil, terutama pada orang-orang jahat. Dokkaebi bukanlah hantu, karena ia tidak merasakan kematian. Ia hadir ke dunia melalui transformasi dari benda mati. Dokkaebi juga juga diceritakan memiliki topi yang disebut dokkaebi gamtu. Konon manusia yang memakainya dapat memiliki kekuatan tembus pandang.
6. Telur hantu atau Dal Gyal Gwishin
Telur hantu mengacu pada dalgyal guishin, semacam hantu yang populer di Korea. Namanya berasal dari kemiripannya dengan telur. Ia tidak memiliki lengan, kaki, kepala, mata, hidung, atau bahkan mulut. Konon jika seseorang dapat melihat hantu telur, ia akan segera mati. Asal-usul dan kepribadian dari hantu ini tidak signifikan. Banyak mitos mengatakan bahwa beberapa dari hantu telur telah berubah menjadi telur, menyembunyikan diri, dan keluar ketika mereka ingin.
7. Gagak berkaki tiga atau Samjok-o
Gagak berkaki tiga adalah makhluk yang ditemukan di berbagai mitologi dan seni Asia Timur dan Afrika Utara. Makhluk ini diyakini menghuni dan mewakili matahari. Makhluk juga ditampilkan dalam mitos Mesir, di mana ia muncul pada mural dinding. Dalam mitologi Korea, gagak berkaki tiga dikenal sebagai Samjok-o. Selama pemerintahan Kerajaan Koguryo, Samjok-o menjadi simbol yang sangat dihormati.
8. Cheukshin
Cheukshin diyakini berwujud sebagai seorang gadis muda dengan rambut sepanjang 150 cm. Dewa tertinggi Cheonjiwang yang marah padanya mengasingkannya ke kakus dan dewi dapur Jowangshin, dikisahkan telah menghabiskan banyak waktunya untuk menghitung semua rambut makhluk itu. Selama tiga hari dalam penanggalan lunar ke-6, kakus harus dihindari agar manusia tidak memprovokasi kemarahan Cheukshin.
9. Munshin
Munshin adalah dewa pintu dalam legenda rakyat Korea. Penyembahan Munshin paling banyak ditemukan di Pulau Jeju, di mana Munshin (dikenal sebagai Munjeon) adalah salah satu dewa yang paling banyak disembah. Penduduk Pulau Jeju percaya pada dua dewa pintu, yakni Ilmunshin, dewa pintu depan, dan Dwitmunshin, dewa pintu belakang. Ritual untuk Munshin disebut Munjeonje. Ritual ini terjadi pada Lunar Januari atau Lunar Maret. Dalam ritual Munjeonje, seorang dukun akan mengorbankan seekor ayam jantan, yang darahnya kemudian disemprotkan pada pintu, dan kepalanya dikubur di pintu.
10. Teojushin
Teojushin adalah pelindung tanah di mana rumah dibangun dan juga dikenal sebagai Jishin atau dewi bumi. Di Honam, tidak ada entitas yang menyerupai Teojushin. Namun, ada dewa yang disebut Cheollyungshin, pelindung Jangdok, atau wadah saus. Dibandingkan dengan dewa lain seperti Jowangshin atau Seongjushin, Teojushin kurang dikenal di Korea, namun dia tetap merupakan dewa penting dalam mitologi Korea.
Inilah sepuluh makhluk gaib yang populer dalam kebudayaan rakyat Korea. Semua daerah tentu punya cerita mistis yang melegenda. Percaya atau tidak, semua tergantung pada Anda.
Hollow Earth Theory: Bumi Berongga, Benarkah Dunia Bawah Nyata?
Hollow Earth Theory:
Bumi Berongga, Ada Peradaban di Dalam Perut Bumi. Benarkah “Dunia Bawah” Nyata?
Benarkah planet Bumi bukan merupakan
bola padat tetapi kosong dan memiliki Dunia Bawah Tanah” (Hollow Earth),
dunia dengan peradaban maju yang disebut Agartha?
Anggap saja penulis sains fiksi ini telah
berhasil men-doktrin pengikut NAZI, pengikut Rosicrucian, bahkan banyak
orang-orang saat ini meyakini adanya dunia bawah tanah. Jules Verne,
Edgar Rice Borrough, William Reed, dan sejumlah penulis lain telah
membuat karya mereka (novel) berkembang menjadi suatu keyakinan tentang Dunia Bawah.
Kemudian, ada orang-orang yang mengaku telah mengunjungi bagian dalam planet kita. ‘The Smoky God‘,
salah satu karya Olaf Janson yang juga berdasarkan pemikiran tersebut.
Dan anehnya, banyak pula ilmuwan dan pemikir bahwa karya tulis mereka
didasarkan pada kenyataan yang benar.
Kali ini, Cutpen akan membahas SciFi mereka, sejauh mana Dennis Crenshaw (penulis buku ‘THE SECRETS OF DELLSCHAU: The Sonora Aero Club and the Airships of the 1800s, A True Story)
mengungkapkan kegiatan mereka yang berhasil men-doktrin banyak orang
dimasa perang dunia, atau anggap saja ini teori konspirasi ‘negara
besar’ menjelang perang dingin.
Teori Bumi Berongga Memperkenalkan Dunia Bawah
Teori Bumi Berongga (Hollow Earth theory)
menyatakan bahwa Bumi bukan merupakan bola padat tetapi kosong dan
memiliki ‘lubang’ (pintu) di kutub. Lebih dari itu, dinyatakan bahwa di
dalam Bumi terdapat peradaban maju yang disebut Agartha.
Mereka, termasuk para guru spiritual, dan teknologi canggih UFO terkadang masuk ke dalam dunia itu melalui ‘pintu’ di kutub.
Edmund berpendapat bahwa aurora borealis atau cahaya yang sering muncul di kutub utara, disebabkan oleh gas yang keluar melalui kerak tipis di wilayah kutub bumi.
Awal abad ke-19,
seorang veteran perang tahun 1812 (John Symmes, meninggal 1829)
memperkenalkan ide konsentris sudut interior yang sangat luas, pintu
(lubang) yang disebut-sebut dalam dunia bawah bernama ‘Symmes Hole’.
Martin Gardner pernah menulis bahwa ‘Penerbangan Byrd diatas Kutub Utara menghadapi rintangan maut menuju lubang Symmes’.
Keyakinan aneh tampaknya didasarkan pada fakta bahwa Byrd menyebut Antartika sebagai ‘The Land of Mystery Everlasting’ dan dia pernah menulis:
‘Saya ingin melihat negeri diluar Kutub (Utara), daerah luar kutub merupakan pusat yang tidak diketahui’.
Edgar Allan Poe menulis kisah bumi berongga dalam novelnya ‘The Narrative of Arthur Gordon Pym of Nantucket’ (1838), Jules Verne juga menulis novel ‘Journey to the Center of the Earth’ (1864), dan Edgar Rice Burroughs menulis novel dengan cerita yang sama (1875-1950).
Cyrus Reed Teed seorang alkemis herbalis
dan memperkenalkan dirinya pada tahun 1869. Dia memiliki visi tentang
seorang wanita yang mengatakan bahwa mereka hidup di dunia bawah, bumi
berongga. Selama hampir 40 tahun, Teed memperkenalkan idenya melalui
pamflet dan pidato. Dia bahkan mendirikan sekte yang disebut Koreshans (bahasa Ibrani yang artinya Cyrus).
Marshall B. Gardner menerbitkan ‘Journey to the Earth’s Interior’ tahun 1913, di mana dirinya menolak gagasan konsentris sudut tapi bersumpah bahwa di dalam bumi berongga terdapat ‘matahari’ ber-diameter 600 mil. Gardner juga mengklaim bahwa terdapat lubang besar selebar 1000 mil di kutub.
Byrd terbang ke Kutub Utara tahun 1926 dan ke Kutub Selatan pada tahun 1929, tetapi ia tidak melihat pintu masuk ke dunia bawah.
Tidak ada bukti yang menunjukkan
kebenaran fakta ini atau hanya sekedar meunjukkan bahwa Bumi berongga,
foto-foto satelit tidak menunjukkan adanya lubang di kutub. Mereka
meyakini bahwa ada konspirasi pemerintah untuk menutupi kebenaran.
Shaver bahkan mengaku hidup bersama mereka. Menurut Richard Toronto, FBI menuding Palmer dan Shaver yang membuat ‘Flying Saucer Hysteria’, mereka para pendiri Ufologi modern.
Keyakinan pada
dunia bawah juga diyakini oleh beberapa pengikut Nazi Jerman. Legenda
mengatakan bahwa Hitler dan penasihat utamanya lolos dihari-hari
terakhir ‘The Third Reich’, lari melalui lubang di Kutub.
Pada tahun 1964, Raymond W. Bernard seorang esotericist dan pemimpin Rosicrucian menerbitkan ‘The
Hollow Earth – The Greatest Geographical Discovery in History Made by
Admiral Richard E. Byrd in the Mysterious Land Beyond the Poles – The
True Origin of the Flying Saucers‘.
Dr. Bernard meninggal karena pneumonia
(10 September 1965) ketika mencari lubang menuju bumi berongga di
Amerika Selatan. Gagasan Bernard mungkin bisa diterima dalam legenda
yang berhubungan dengan Gagasan Bumi Berongga, termasuk gagasan bahwa
orang Eskimo berasal dari dunia bawah dan berdiam di dalam peradaban
Agartha yang sangat maju. Bernard bahkan menyatakan bahwa Shaver
mengetahui rahasia relativitas sebelum Einstein yang diperoleh dari
orang-orang “Bumi Berongga”.
Misteri Dunia Bawah Menurut Dennis Crenshaw
Kutub Magnetik
tidak menetap, tetapi terus-menerus berpindah mengeksekusi jalur yang
tidak jelas dan tampaknya membentuk lingkaran dalam periode ratusan
tahun. Selain pergerakan berkelanjutan beberapa mil setahun, ada osilasi
harian yang lebih rendah.
Dalam gravitasi, bukan posisi geometris
yang diperhitungkan. ‘Pusat’ dalam arti kata geometris tidak berlaku.
Massa yang menarik, jika massa berada di shell (permukaan bumi) yang tebal, maka shell yang yang akan menarik, dan bukan titik geometris yang tidak berada di shell karena letaknya sejauh 2900 mil dari massa itu.
Geometris merupakan perkiraan
jarak antara matahari dan permukaan bagian dalam bumi. Fakta ini
terlihat pada pemerataan gaya gravitasi di semua permukaan bumi. Jika
bagian tengah dinding bumi adalah pusat gravitasi, maka gravitasi bumi
terbesar berada di kutub. Sekitar setengah di seluruh kurva, memasuki introit bumi sesuai dengan hukum alam semesta.
Gardner setuju dengan
pendapat Reed bahwa kutub magnet sebenarnya akan membentuk lingkaran di
sekitar ujung tiang magnetik (titik pusat kutub), ‘cincin’ permanen yang
diduga sebagai pintu masuk ke dunia bawah.
Pada tanggal 19 Juli 1947, sekelompok
ilmuwan meninggalkan Ottawa-Kanada dengan pesawat dalam misi menemukan
posisi magnetik Kutub Utara yang tepat.
Mereka membawa peralatan baru yang diharapkan dapat membantu mengambil Soundings Magnetic dan pembentukan medan magnet utara.
Pada tanggal 17 Agustus 1947 New York
Times memberitakan tentang pergeseran kutub yang dikonfirmasi para
ilmuwan Kanada, kutub bergeser 200 mil ke Utara.
US Air Force ikut meluncurkan penelitian yang dirilis The New York Times Senin, 20 Oktober 1947. ‘All
Arctic Is Open To The Air Force; 2 New Poles Found. Tests show 3
Magnetic Poles Instead of 1, With Center on Prince Wales Island by
Anthony Leviero’
Angkatan Udara mengungkapkan bahwa mereka
telah menemukan dua kutub magnet baru selain mengoreksi posisi yang
diakui dalam ilmu pengetahuan, tiga kutub merupakan suatu medan magnet
berbentuk elips.
Lokasi yang tepat dalam lintang dan bujur
dari penemuan-penemuan penting di kutub magnet Bumi dirahasiakan untuk
alasan keamanan.
Kemudian dalam editorial ilmiah ‘The New York Times’
yang diterbitkan pada 21 Oktober 1947 menyebutkan bahwa penelitian
militer di daerah kutub tiba-tiba memberikan informasi baru tentang daya
tarik bumi.
Pengamat dari Royal Air Force menemukan
bahwa Kutub Magnetic Utara terletak 300 mil utara-barat laut dari
posisinya. Temuan ini tidak hanya telah dikonfirmasi oleh pilot Angkatan
Darat Amerika, namun telah dilengkapi dengan informasi ada tiga kutub
magnet di wilayah 450 mil dengan lebar hampir 200 mil.
Kontroversi Dunia Bawah
Jules Verne, Edgar Rice Borrough, dan
sejumlah penulis lain telah membuat karya mereka (novel) berkembang
menjadi suatu keyakinan tentang Dunia Bawah. Kemudian, ada orang-orang
yang mengaku telah mengunjungi bagian dalam planet kita. ‘The Smoky God’, salah satu karya Olaf Janson yang juga berdasarkan pemikiran tersebut.
‘Pemerintah tidak akan mengatakan apa yang mereka ketahui tentang UFO, pasti akan menjaga secara rahasia’ (Ray Palmer).
Peneliti tertentu bersumpah bahwa bumi
berbentuk seperti “donat raksasa” dan bahwa lubang di kutub menyediakan
sebuah pintu masuk ke dunia bawah. Sedangkan kelompok lain menyatakan
bahwa pintu masuk ke dunia bawah dapat ditempuh melalui sebuah gua dan
menemukan terowongan bawah tanah.
Sebagian besar orang yang mengaku telah
mengunjungi dunia bawah dan tiba di sana melalui tambang tua, gua,
terowongan bawah tanah, dan perjalanan melalui gunung berapi. Ada bukti
yang mendukung semua teori ini, bukti yang juga mendukung kemungkinan
adanya pintu masuk tersembunyi ke tempat lainnya, seperti Segitiga
Bermuda dan daerah aneh lainnya di seluruh “Dunia Bawah”.
Langganan:
Postingan (Atom)













